Senin, 06 September 2010

Berhenti Berharap

Ya Allah, Ya Rabb..ampuni aku,, yang terlalu berharap padanya,, Aq tahu sekarang dia bukan lagi dia yang dulu.. dan takkan berubah tanpa seizin dari-Mu
Ya Allah ..Ya Rabb,, sungguh aq hamba mu yang tidak berfikirdan hanya mementingkan keinginan dan rasaku saja,, kusadari ya Allah.. ini semua yang terbaik darimu Ya Rabb..
Gantilah dengan yang jauh lebih baik..darinya,, hilangkan dia dari fikiran ku Ya rabb..
Wahai Sang pembolak balik hati,, berikan ketetapan hati ini hanya kepada-Mu.. Amin..

Sabtu, 04 September 2010

5 Cara Menyelamatkan Dokumen

5 Cara Menyelamatkan Dokumen


Dokumen yang tertulis dalam data, baik melalui word maupun pdf, seringkali tak terhindarkan dari lupa atau virus yang mengintip. Kita seringkali menganggap apa pun sebagai persoalan kecil.

5 Langkah yang dapat dilakukan untuk mengatasi hilangnya data tersebut adalah :

  1. Simpanlah data dalam bentuk CD atau DVD, dengan cara memburning data, setidaknya kita tengah meminimalisasi kehilangan atau kerusakan
  2. Gunakan email pribadi sebagai tempat men-saving data, melalui browse atau attach, kita dapat menyimpan data berlama-lama dengan kapasitas bergantung pada keinginan kita. Data dapat disimpan di yahoo, gmail, msn, dll.
  3. Konversikan data kita dalam bentuk pdf. Cara ini dapat dilakukan guna mengurangi plagiarisme seseorang atas data yang kita miliki.
  4. Prinlah tiap tulisan yang dibuat, dengan tujuan untuk mengingat, mengedit, maupun mendokumentasikan sebagai karya abadi.
  5. Gunakanlah blog sebagai cara menyimpan data, kalau tidak bertujuan dipublikasikan, blog dapat dimanfaatkan dengan mengklik draft agar tulisan hanya terlacak kita sendiri.

Sumber :
http://nulisyuk.jcb.net
http://dadansuwarna.blogspot.com
http://metaeducator.blogspot.com

attach from : http://istn.web.id/_g.php?_g=_lhti_forum&Bid=1480#b#b

Ditulis oleh Dadan S.

Enam Alasan Mengapa Mereka Resign

Mendapatkan pekerjaan tak semudah seperti membalikkan telapak tangan. Namun ketika pekerjaan telah didapatkan, ada saja keluhan yang terucap dari mulut. Kerja pun tanpa hati dan semangat.

Memutuskan berhenti kerja dari sebuah perusahaan memang tidak boleh emosional. Seperti dikutip dari allwomenstalk.com, ada sejumlah alasan yang biasa melatari mereka yang bersemangat untuk berhenti atau resign.Temukan informasinya disini